Just trying to do the best!!
Curahan hati wong ghendenk

Data Guard Error

Akhirnya sampai di Bandung juga dengan selamat, walaupun kemaren aq kecopetan (kecopetan tenaga, jadi hilang deh tenaganya di Bekasi). Implementasinya kemaren berhasil, walaupun proses creatingnya belum kelar sampai sekarang. Lebih lama, sampai tulisan ini diklik tombol Save, sudah berjalan 3 kali lebih lama dari proses di lokal, itupun baru 51%. Wajar, mengingat dulu prosesnya lokal, sekarang Bandung-Bekasi. Untuk via fiber optic, bayangkan kalau wireless. Apa kata dunia?™ Data sebesar kurang lebih 200 Gb ditransfer pake wireless?

Kemaren waktu install, sempat terjadi kendala. IP diganti, beda segment pula. Server Standby akhirnya diganti IPnya, mounting ulang NFSnya ke server Primary (karena prosesnya menggunakan NFS), setting parameter export di server Primary agar memperbolehkan dimount oleh IP server Standby, beres.

Tahap selanjutnya adalah mengenalkan server Standby baru ke Grid Control, agar nanti create Data Guardnya dari Grid Control aja (mumpung ada fasilitas Grid Control, daripada manual, tul ga?). Setelah agent disuruh reconfigurasi :

#agentca -f

dan rediscover

#agentca -d

tapi koq agak rada2 aneh, si Grid Control seolah2 ngga mengenali. Singkat cerita (soalnya ada kerjaan lagi nih, jadi biar nulis di blog ini singkat :D ) karena si Grid Control punya ingatan mendalam tentang IP Standby yang lama. Catatan, dulu server Standby sudah pernah dibuat sebagai server Standby juga, tapi di lokal, Sekarang dipindahkan ke site baru, Grid Controlnya diremove, terus dipindahkan, ganti IP, ternyata tidak berjalan lancar. Solusinya? Ganti hostname. Setelah itu? Lakukan langkah seperti biasanya. Beres dah :D

 

*Berhubung buru-buru, ntar aq post lagi langkah2nya ya :D *

No Responses Yet to “Data Guard Error”

Leave a Reply